Gelora Batik Bukti Kekayaan Negeri

Posted: April 10, 2010 in umum

Batik merupakan salah satu kearifan lokal yang sangat melekat dengan Indonesia.  Hampir disejumlah pelosok nusantara, bisa ditemui batik berciri sesuai karakter dan kultur daerahnya.

Sebut saja wilayah bumi Sriwijaya disana ada batik basurek. Berikutnya sepanjang Jawa Dwipa hingga Bali banyak goresan malam yang bisa ditengarai berdasarkan ciri khas kedaerahannya. Kemudian jantung Borneo juga tak ketinggalan dengan batik celupnya.  Adapun wilayah Timur Indonesia diantaranya Papua banyak ditemukan batik bermotif patung-patung asmat yang terkenal hingga penjuru dunia.

Keberadaan ini membuktikan betapa kayanya negeri kita tercinta. Batik sekaligus menjadi bukti daur hidup anak negeri dalam mengembangkan aset leluhurnya ini. Jadi jika batik dalam satu daerah kian tenggelam karena gempuran zaman otomatis adalah sebuah kesalahan warganya yang tak mampu melestarikan harta karun budayanya.

Batik sebenarnya merupakan kain unik hasil inspirasi yang sudah muncul sejak berabad lalu. Dalam perkembangannya batik terus melegenda mulai dari dalam dinding  istana, lingkungan jelata hingga wilayah pesisiran.

Pencampuran budaya juga turut mewarnai perkembangan batik di nusantara. Sayangnya seiring peradaban banyak batik yang hampir punah karena nirgenerasi atau tergerus modernisasi.

Tengoklah batik basurek yang didominasi motif-motif kaligrafi huruf-huruf  maupun ayat-ayat suci Al-Quran. Ini mencerminkan falsafah Islam sangat kental dalam wilayah Sumatera. Batik jenis ini tersebar diwilayah Aceh, Padang, hingga Jambi dan Bengkulu juga Lampung.

Memasuki Ranah Jawa kita bisa menengok  bumi Pasundan, disana ada batik Banten, batik Garutan, batik Tasik (Tasikmalaya) hingga batik Bogor, juga batik Karawang dan batik camplongan Indramayu hingga batik motif mega mendung khas Cirebonan. Meski sedikit berbeda namun secara keseluruhan masih tetap memiliki kesamaan baik dalam cerita motif maupun warna. Ibukota DKI Jakarta juga memiliki batik betawi yang banyak mengakomodir motif-motif china dan Eropa

Memasuki Jawa Tengah, bertumpuk jenis batik yang sampai hari ini masih bisa ditelusuri seperti batik Pekalongan, Tegalan dan batik Banyumasan yang berbasis di bagian barat di Jawa tengah hingga batik Purbalingga. Batik  memang tidak mengenal batas kreasi. Sebagai ragam hias, batik telah menginspirasi banyak orang untuk berkarya.

Ada anggapan batik berawal dari kerajaan, namun sebagai kebutuhan primer batik yang merupakan sandang sebenarnya sudah menyebar hingga ke lapisan kaum jelata. Kalaupun bicara motif kita baru bisa memilah-milah berdasarkan waktu, kalangan, dan ke-masa-annya. Batik Solo dan Yogyakarta merupakan bukti bahwa batik istana menjadi sebuah sandang  berkelas penuh identitas berdasarkan status sosial pemakainya.

Menjajaki bagian timur Jawa ada Batik Jetis Sidoarjo, Batik Kediri, Batik Lanangan hingga Batik gentong Madura yang legendaris. Sementara Bali juga memiliki eksotika tersendiri dalam hal motif.  Kini selain Jawa batik-batik juga merambah wilayah Indonesia tengah dan Indonesia Timur. Meski ada kemungkinan pengembangan ini berjalur dari pulau Jawa sebagai pointernya. Ini sekaligus bukti bahwa sejak zaman nenek moyang bangsa Indonesia sebenarnya terlatih mandiri dalam memenuhi kebutuhan sendiri.

Tapi fakta dilapangan menyebutkan banyak generasi kini yang kurang berminat pada batik.  Jika dulu saat buyut kita biasa mengolah dan mengatasi keperluannya dengan tangannya sendiri sehingga setiap remaja putri wajib mampu membuat batik, maka kini kebanyakan pemuda ataupun pemudi lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bekerja di kantoran maupun pabrik. Ini beralasan karena untuk menuai materi dari batik perlu waktu yang cukup lama.

Namun apapun alasannya, bukan mustahil batik yang kini semakin diminati bukan hanya oleh anak negeri tapi juga diincar bangsa lain bisa menjadi sebuah peluang untuk berkarya dan menuai pundi dari bisnis batik sekaligus melestarikan sebuah aset negeri.  Karena batik bukan sekedar mencoretkan chanting diatas lembaran kain tapi lebih jauh memiliki symbol kehidupan sarat makna bagi bangsa ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s