Pasar Klewer Nan Legendaris

Posted: April 10, 2010 in umum

Surakarta atau kota solo merupakan satu sentral budaya di Jawa Tengah. Keraton, Batik, dan Pasar Klewer adalah 3 hal yang menjadi identitas kota tua ini.

Tradisi membatik yang menjadi ciri khas kota Solo sampai hari ini masih diteruskan dari generasi ke generasi. Tidak heran kemasyuran Solo sebagai salah satu kota produsen batik sudah terkenal hingga ke mancanegara.

Salah satu tempat pembuatan batik Solo sekaligus pusat penjualan batik terbesar di Solo bisa anda temukan di Pasar Klewer.

Sejak tahun 70-an pasar klewer menjadi incaran para agen dari berbagai kota di nusantara bahkan negeri tetangga untuk mendapatkan batik bermutu tinggi dengan harga murah.

Pada awalnya para pengrajin maupun pengusaha batik kebanyakan berasal dari daerah Laweyan dan Kauman yang dikenal sebagai kampung batik. Mereka menjajakan dagangannya disekitar rumah-rumah mereka. Namun lama-kelamaan tempat penjualannya berkembang menjadi sebuah komunitas pengrajin dan tempat perdagangan.

Nama “Klewer” sendiri, tersebut karena dulu para pedagang biasa memajang dagangan kain batiknya secara bergantung-gantung atau dalam bahasa jawanya “diklewer-klewer” .

Akhirnya sejak tahun 1971 tempat inipun terkenal sebagai PASAR KLEWER dan hingga hari ini tidak pernah berganti nama lain.

Letak pasar klewer berada tepat di alun-alun utara kota Solo dengan luas lahan hampir 13 ribu meter persegi. Pasar ini menampung lebih dari 3000 pedagang yang mengadu nasib setiap hari mulai pagi menjelang hingga petang menerpa.

Meski berkonsep penjualan secara tradisonal dengan manajemen keluarga, Transaksi dipasar ini setiap hari rata-rata bisa mencapai lebih dari 15 milyar rupiah.

Di Pasar ini beragam batik, mulai dari kain batik dengan motif kuno dan sakral hingga bentukan modern seperti baju batik dan taplak maupun bed cover yang menjadi cinderamata kota Solo bisa ditemukan.

Harganyapun bersaing dibandingkan dengan harga toko atau swalayan karena disini pembeli dipersilahkan menawar dengan harga terendah. Semua proses jual beli dilakukan secara transparan sehingga harga yang dipatok juga tidak berbeda jauh diantara para penjual. Yah… sepertinya sudah ada kesepakatan diantara mereka, sehingga persaingan juga berjalan secara positif.

Sebagai satu simbol kota tua Surakarta, pasar klewer juga menjadi bukti sejarah keberadaan batik dikota ini. Disetiap gambaran batik motif yang ditawarkan para pedagang menunjukkan era kreatifitas dan perkembangan batik dari hari ke hari sesuai trend dan booming pada saat itu. Jadi jika anda pandai membaca motif, otomatis anda akan mampu merangkai sebuah cerita dari motif-motif yang tergambar dalam sebuah kain.

Keunikan lainnya, para pedagang yang berjualan disini juga merupakan generasi turun-temurun. Mereka tetap bertahan dipasar ini karena berdagang batik merupakan lahan pencarian mereka sejak zaman buyut mereka dulu. Tidak heran jika terdapat satu keluarga yang berjualan dalam satu blok.

Tidak bisa dipungkiri, batik nyatanya  menjadi warisan dan jaminan hidup para pengrajin dan pedagang batik di pasar klewer. Inilah bukti satu warisan yang mampu menaungi hajat hidup generasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s